Penyakit tifus memang akrab sekali dengan yang namanya karyawan hihi...kenapa begitu yah???? Klo dari beberapa informasi yang aku dengar sih bukan akrab dengan yang namanya karyawan tetapi akrab dengan orang yang pola makannya tidak teratur. Nah yang paling sering tidak teratur pola makannya adalah karyawan dan biasanya karyawan yang super sibuk gtu dehhhh....(seperti saya contohnya hihi...) Sedikit mengulas mengenai penyakit tifus. Tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang namanya Salmonella. Salmonella adalah suatu genus bakteri enterobakteria gram-negative berbentuk tongkat yang menyebabkan tifus, paratifus, dan penyakit foodborne. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida. Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika, walaupun sebenarnya, rekannya Theobald Smith (yang terkenal akan hasilnya pada anafilaksis) yang pertama kali menemukan bakterium tahun 1885 pada tubuh babi.Bakteri tifoid ditemukan di dalam tinja dan air kemih penderita.Penyebaran bakteri ke dalam makanan atau minuman bisa terjadi akibat pencucian tangan yang kurang bersih setelah buang air besar maupun setelah berkemih. Lalat bisa menyebarkan bakteri secara langsung dari tinja ke makanan. Bakteri masuk ke dalam saluran pencernaan dan bisa masuk ke dalam peredaran darah. Hal ini akan diikuti oleh terjadinya peradangan pada usus halus dan usus besar. Pada kasus yang berat, yang bisa berakibat fatal, jaringan yang terkena bisa mengalami perdarahan dan perforasi (perlubangan).Sekitar 3% penderita yang terinfeksi oleh Salmonella typhi dan belum mendapatkan pengobatan, di dalam tinjanya akan ditemukan bakteri ini selama lebih dari 1 tahun.
Banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya telah terjangkit penyakit tifus. Ya banyak sekali pastinya, hal ini disebabkan karena gejala orang yang terjangkit penyakit tifus hampir sama dengan orang yang terserang penyakit demam. Beberapa gejala penyakit tifus adalah sbb :
1) Demam yang tidak menentu
2) Kepala nyeri dan pusing
3) Perut kembung
4) Selalu merasa mual dan ingin muntah
5) Lidah ditutupi oleh lendir berwarna putih
6) Badan terasa sangat lemah
7) Tidak nafsu makan
8) Cepat merasa lelah
9) Mengalami gangguan dalam hal buang air besar
Lalu apa yang harus kita lakukan apabila sudah terjangkit penyakit tifus??? Klo secara medis tentunya kita harus segera berobat ke dokter-dokter kesayangan kita haha....Biasanya dokter akan segera menyuruh kita untuk cek darah agar tidak terjadi kekeliruan diagnosa karena gejala antara penyakit tifus, demam berdarah dan demam biasa sangat mirip. Dari pengalaman aku, obat yang biasa diberikan oleh dokter biasanya terdiri dari :
1) Obat penurun panas / demam seperti paracetamol
2) Obat untuk mengatasi mual, bisa diberikan dalam bentuk liquid atau tablet biasa
3) Anti biotik
4) Vitamin, agar badan tidak terlalu lemas
Ada alternatif lain selain obat dari dokter, yaitu obat tradisional yang terbuat dari cacing. Apabila anda memang sanggup memakan cacing hidup2 maka itu lebih baik atau apabila tidak bisa maka cacing tersebut dapat digoreng lalu dihaluskan hingga menjadi bubuk lalu diminum 2x sehari, bisa ditambah dengan madu sedikit. Atau apabila dengan cara seperti itu juga tidak bisa maka cara mudahnya adalah dengan membeli kapsul cacing yang sudah jadi lalu kita tinggal minum sesuai aturan yang tertera pada kemasan tersebut. Banyak pilihan bukan khan..???
Dalam proses penyembuhan harap beristirahat total, usahakan kalau bisa anda jangan banyak bergerak agar proses penyembuhan luka pada usus anda cepat sembuh. Dan untuk makananya harap mengkonsumsi makanan yang lunak seperti bubur. Ok deh...itu sedikit pengalaman aku saat sakit tifus. Bila ada masukan lain ditunggu yah teman-teman... GBU all ^_^

